JAKARTA – IHSG kembali catatkan penguatan di pembukaan hari ini, Selasa (17/3/2026). Indeks melonjak 0,75 persen ke posisi 7.074,61. Yang menarik, ini adalah sesi terakhir sebelum bursa libur panjang. Perdagangan baru akan aktif lagi pada Rabu depan, tanggal 25 Maret.
Hanya semenit setelah bel berbunyi, penguatan terus berlanjut. IHSG bahkan merangkak naik 1,23 persen ke level 7.108. Pasar terlihat cukup ramai, dengan 377 saham menguat, 117 melemah, dan 464 lainnya cenderung datar. Transaksi awal pun cukup cair, mencatat volume hampir 800 juta lembar saham dengan nilai sekitar Rp470 miliar.
Di sisi lain, indeks acuan lainnya juga ikut merasakan sentimen positif. LQ45 naik 1,40 persen, sementara indeks JII melesat lebih tinggi di 1,75 persen. Tak ketinggalan, MNC36 dan IDX30 juga berada di zona hijau dengan kenaikan masing-masing 1,07 persen dan 1,19 persen.
Kalau dilihat dari sektoral, hampir semua berpesta. Dari energi, keuangan, hingga teknologi, mayoritas catatkan keuntungan. Sektor-sektor seperti industri, infrastruktur, dan properti pun ikut mengikuti tren hijau ini. Hanya sedikit yang terlihat lesu.
Nah, soal saham-saham individual, ada beberapa yang jadi bintang hari ini. PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIPB) memimpin, diikuti oleh PT Pinnacle Persada Investama Tbk (XPLQ) dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI). Mereka adalah top gainers.
Tapi tentu, tidak semua beruntung. Di posisi berlawanan, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) tercatat sebagai salah satu yang tertekan. Ia ditemani oleh PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) dan PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) di daftar top losers. Pasar memang selalu punya dua sisi cerita.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020