Namun begitu, tidak semua safe haven laku. Emas justru terkoreksi tipis ke posisi sekitar USD5.019 per troy ons, didorong oleh penguatan dolar AS yang sedang terjadi.
Kembali ke IHSG, dari kacamata teknikal, kondisi memang terlihat rentan. Pola candlestick membentuk lower high dan lower low yang mengkonfirmasi tren turun. Support terdekat sekarang ada di kisaran 6.890-6.900. Area ini krusial.
"Kalau level itu jebol, tekanan jual bisa berlanjut lebih dalam," begitu kata seorang analis. Target koreksi berikutnya mengarah ke area 6.000 bahkan 5.936.
Meski suram, peluang rebound kecil tetap ada selama IHSG bisa bertahan di atas 6.850. Tapi jangan terlalu berharap. Selama indeks masih di bawah 7.670, setiap kenaikan yang muncul kemungkinan besar cuma technical rebound belaka selingan dalam tren bearish yang lebih besar. Pasar masih menunggu katalis positif untuk benar-benar berbalik arah.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan Anda. Lakukan analisis mendalam sebelum bertindak.
Artikel Terkait
Tiga Emiten Emas RI Masuk Indeks Global GDXJ, Respons Pasar Beragam
Pemerintah dan Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman Jelang Lebaran di Makassar
BPH Migas Segel SPBU di Jember Diduga Salurkan BBM Subsidi Ilegal
Harga CPO Menguat Pekan Kedua Berkat Sentimen Positif Pasar China