PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) masuk dalam kategori 'Buy on Weakness'. Saham ini sempat menguat 3,19% ke Rp1.940, dengan volume pembelian yang masih mendominasi. Pergerakannya terjebak di antara MA20 dan MA60. Analis memproyeksikan target harga di Rp2.030 dan Rp2.120, dengan batas aman stoploss di bawah Rp1.860. Rekomendasi beli di kisaran Rp1.910-Rp1.935.
Lalu ada PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) yang dapat rekomendasi 'Spec Buy'. DSNG terkoreksi 3,24% ke Rp1.345 dan tekanan jualnya cukup kuat hingga menembus MA20. Namun, selama harga bisa bertahan di atas Rp1.285, saham ini dianggap berada di awal wave A dari wave (B). Targetnya Rp1.465 dan Rp1.575, dengan stoploss ketat di bawah Rp1.285.
PT Petrosea Tbk (PTRO) juga diusung untuk strategi 'Buy on Weakness'. Meski tertekan 3,21% ke Rp4.530, analis melihat peluang dari posisinya yang diduga berada pada bagian dari wave 5. Target harga yang ditetapkan cukup ambisius, yaitu Rp5.650 dan Rp7.050. Beli di area Rp3.370-Rp3.960, dan pasang stoploss di bawah Rp3.150.
Terakhir, PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG). Saham ini turun 1,45% ke Rp1.700 dan sedang dalam fase konsolidasi jangka pendek. Rekomendasinya 'Buy on Weakness' dengan target Rp1.805 dan Rp1.855. Batas beli di Rp1.575-Rp1.665, dan stoploss jika jatuh di bawah Rp1.535.
Jadi, pekan depan memang masih rawan. Tapi bagi yang jeli, selalu ada peluang di balik koreksi. Tentu saja, semua rekomendasi ini perlu disikapi dengan hati-hati dan analisis lebih lanjut.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 3,05% Jelang Lebaran, Tekanan Global dan Minyak Picu Aksi Jual
Harga Minyak Bertahan Tinggi, Selat Hormuz Tetap Tertutup Picu Kekhawatiran Pasar
Jepang dan Korea Selatan Siaga Intervensi Pasar, Waspadai Pelemahan Yen dan Won
Centrepark Raih Top Brand Award 2026 untuk Kategori Parking Management