Di tengah hiruk-pikuk Mobile World Congress (MWC) Barcelona 2026, sebuah pengumuman menarik perhatian. PT Solusi Sinergi Digital Tbk, atau yang lebih dikenal dengan kode sahamnya WIFI (Surge), resmi menjalin kerja sama strategis dengan raksasa telekomunikasi asal Finlandia, Nokia Corporation. Inti dari kolaborasi ini adalah eksplorasi bersama menuju teknologi 6G dan arsitektur infrastruktur digital masa depan.
Inisiatif ini disebut-sebut sebagai salah satu yang paling awal di Asia Tenggara. Artinya, Indonesia diposisikan untuk ikut serta dalam percakapan global tentang evolusi jaringan telekomunikasi. Menurut sejumlah saksi, langkah ini cukup mengejutkan mengingat standar 6G sendiri masih dalam tahap awal pengembangan di forum-forum internasional.
Kerangka kerjasamanya berdurasi satu tahun. Dalam periode itu, tim dari Surge dan Nokia akan fokus pada studi bersama, serangkaian dialog teknologi, dan tentu saja, penilaian kelayakan awal. Mereka ingin memetakan jalan sebelum teknologi itu benar-benar matang.
Direktur Surge, Shannedy Ong, menekankan bahwa eksplorasi ini adalah langkah persiapan yang krusial.
"Kami melihat ini sebagai investasi untuk masa depan infrastruktur digital Indonesia. Dengan bermitra bersama Nokia, tujuan kami adalah berkontribusi pada pengembangan konektivitas generasi baru. Nantinya, fondasi ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan memungkinkan lahirnya berbagai aplikasi AI yang lebih canggih di tahun-tahun mendatang," jelasnya melalui keterangan tertulis yang diterima Senin (9/3/2026).
Di sisi lain, antusiasme juga datang dari mitra.
Artikel Terkait
Pasar Saham Asia Bangkit, Minyak Anjlok Usai Komentar Trump Soal Perang Timur Tengah
Rupiah Tertekan Global, Pelemahan Masih Lebih Moderat Dibanding Mata Uang Asia Lain
Menteri Keuangan Tegaskan Harga BBM Subsidi Belum Akan Dinaikkan
Analis Prediksi IHSG Lanjutkan Koreksi, Waspadai Level 7.140