Operasi tangkap tangan KPK pagi ini membawa Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, dan enam orang lainnya ke Jakarta. Mereka diterbangkan setelah semalam menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan suap proyek.
Menurut informasi, OTT ini berhubungan dengan praktik pemberian fee di lingkungan pemerintah daerah setempat. Tim penindak korupsi itu konon sudah mengendus aktivitas mencurigakan ini cukup lama, sebelum akhirnya memutuskan untuk turun tangan.
Dari pantauan di lokasi, terlihat tujuh orang diamankan. Fikri Thobari sendiri tampak mengenakan kemeja putih sederhana dan celana jeans, dikawal ketat oleh personel kepolisian daerah. Suasana tegas dan mencekam menyelimuti prosesi itu.
Kronologinya dimulai sejak Senin pagi. Rupanya, tim KPK sudah memantau pergerakan sang bupati yang sedang menghadiri suatu acara internal di Bengkulu Selatan. Pemantauan itu berlanjut hingga mereka bergerak ke rumah pribadi Fikri di kawasan Sidomulyo, Kota Bengkulu.
Yang menarik, saat penggeledahan berlangsung, Kepala Dinas PUPR Rejang Lebong, Hary Eko Purnomo, juga berada di sana. Kehadirannya di rumah atasannya itu langsung menambah daftar orang yang diamankan.
Artikel Terkait
Emir Kuwait Kecam Serangan Iran yang Tewaskan 12 Warga
Dua Disjoki Diamankan di Sunter Terkait Peredaran Sabu
Nasib Emil Audero di Cremonese Terancam Usai Klub Terlempar ke Zona Degradasi
Trump Ancam Iran dengan Kematian, Api, dan Amarah Jika Ganggu Selat Hormuz