JAKARTA, murianetwork.com - Perkembangan perangkat kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) belakangan jadi kekhawatiran berkurangnya lapangan kerja di masa depan.
Kekhawatiran berkurangnya lapangan pekerjaan ini muncul di balik banyaknya manfaat dari kemajuan teknologi ini salah satunya adalah AI.
Namun, Direktur Utama BRI Sunarso dalam gelaran World Economic Forum (WEF) 2024 yang diselenggarakan di Davos pada 15-19 Januari 2024 memiliki sikap berbeda.
Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi, termasuk salah satunya kehadiran AI bukanlah menjadi ancaman dalam pekerjaan.
Baca Juga: Resmi Minecraft 1.20.5 Berganti Nama Armadillo Update, Hadirkan Fitur Baru Menggemaskan!
Justru kehadiran AI bisa melainkan alat untuk membantu manusia bekerja lebih produktif.
Artikel Terkait
Pendapatan Trimegah Sekuritas Melonjak 85% Jadi Rp1,68 Triliun pada 2025
BREN Pacu Kapasitas Panas Bumi, Targetkan Lampaui 1 GW pada 2026
CP Prima Catat Laba Bersih Rp424 Miliar, Naik 32% pada 2025
Laba Bersih INKP dan TKIM Berjalan Berbeda Meski Penjualan Sama-Sama Turun Tipis