Pasar saham pekan lalu memang tampak gamang. Meski ditutup dengan tren yang bervariasi, ada sepuluh saham yang justru terpuruk dalam dan masuk dalam daftar top losers untuk periode 23 hingga 27 Februari 2026.
Nah, kalau dilihat dari datanya, frekuensi transaksi harian rata-rata justru turun tipis, sekitar 3,72 persen. Tapi di sisi lain, nilai transaksi harian malah melonjak cukup signifikan, naik lebih dari 25 persen. Volume transaksinya juga ikut naik sekitar 8,5 persen.
Akibatnya, pergerakan IHSG pun tak terlalu dramatis. Indeks hanya berubah 0,44 persen sepanjang pekan, berakhir di level 8.235,485. Angka ini sedikit lebih rendah dari posisi penutupan pekan sebelumnya di 8.271,767.
Dan yang paling terpukul adalah emiten di sektor otomotif, PT Indospring Tbk. Sahamnya, INDS, anjlok hampir setengahnya, tepatnya 49,59 persen. Penurunan yang cukup dalam untuk periode satu pekan.
Menurut data statistik BEI yang dirilis Sabtu (28/2), inilah kesepuluh saham yang kinerjanya paling lemah sepanjang pekan tersebut.
PT Indospring Tbk (INDS) merosot 49,59 persen ke Rp1.230.
PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) menyusut 41,67 persen ke Rp1.260.
PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) melemah 34,74 persen ke Rp930.
Artikel Terkait
Comeback BLACKPINK Pacu Saham YG Entertainment Naik 8 Persen
Direktur Amman Mineral Ajukan Rencana Pensiun, Tunggu Persetujuan RUPS
BNBR Cetak Kenaikan 76,86%, Pimpin 10 Saham Top Gainers di Tengah Pelemahan IHSG
Delapan Instrumen Utang Baru Rp14,01 Triliun Warnai Pasar Modal