Demikian pernyataan resmi manajemen dalam keterbukaan informasi yang dirilis Rabu (25/2/2026).
Ini bukan aksi korporasi pertama Petrosea dalam waktu dekat. Sebelumnya, anak usahanya yang lain, PT Petrosindo Sinergi Alur (PSA), juga melakukan hal serupa. Mereka mengakuisisi 55% saham PT Vista Maritim Asia (VMA) dengan nilai yang sama, Rp550 miliar.
PSA membeli saham dari Lius Kastomo dan Jalu Yogo Santoso. Kebetulan sekali, VMA juga bergerak di bidang yang sama: jasa kepelabuhanan laut. Tujuannya pun serupa, untuk memperkuat integrasi pit-to-port dan mendukung ekspansi bisnis grup.
Terlihat jelas, Petrosea sedang serius membenahi lini logistiknya. Dengan dua akuisisi di bidang pelabuhan ini, mereka seolah menyiapkan pondasi yang kokoh untuk pertumbuhan di masa depan.
Artikel Terkait
YULE Bagikan Dividen Rp15,8 Miliar, Cair 13 Mei 2026
Transaksi SPPA BEI Melonjak 461% Didorong Fitur Repo
Rupiah Melemah Tipis di Tengah Ketegangan AS-Iran dan Data Inflasi AS
MCOL Dirikan Anak Usaha Rp18,75 Miliar untuk Garap Bisnis Data dan TI