Di segmen coal getting, ceritanya serupa. Produksi yang direalisasikan mencapai 519 ribu ton, lebih baik dari target 490 ribu ton. Kalau dirata-rata, capaian di bulan pertama tahun ini sudah mewakili sekitar 9 sampai 12 persen dari target setahun penuh untuk segmen produksi utama. Bisa dibilang, awal yang bagus untuk pijakan sepanjang 2026.
"Kami optimistis dengan lintasan kinerja perusahaan," kata Zaki menegaskan.
Baginya, realisasi Januari yang konsisten melampaui ekspektasi itu adalah bukti nyata. Indikator bahwa sistem kerja berbasis kinerja yang diterapkan di lapangan memang efektif adanya.
Samindo Resources sendiri mengelola bisnisnya lewat sejumlah anak usaha. Beberapa di antaranya adalah PT SIMS Jaya Kaltim, PT Trasindo Murni Perkasa, sampai PT Transkon Jaya Tbk. Jasa yang ditawarkan pun beragam, mulai dari pemindahan batuan penutup dan produksi batubara, hingga pengangkutan, pemetaan geologi, dan persewaan kendaraan ringan. Portofolio yang cukup lengkap untuk mendukung target besarnya itu.
Artikel Terkait
INET (Sinergi Inti Andalan Prima) Ekspansi ke Bisnis Perdagangan Peralatan Telekomunikasi
IHSG Naik 6,14%, Saham TRUK Melonjak Lebih dari 100%
Harga CPO Anjlok 6% dalam Seminggu, Pasar Khawatir Produksi Musiman Kalahkan Permintaan
Zyrex Dapat Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata untuk Ekspansi