Investor Ragu, Saham Big Tech Anjlok Triliunan Dolar di Awal 2026

- Selasa, 17 Februari 2026 | 07:50 WIB
Investor Ragu, Saham Big Tech Anjlok Triliunan Dolar di Awal 2026

Gelombang penurunan ini nyaris merata. Nvidia, sang juara chip AI, kehilangan hampir USD90 miliar. Apple tercatat turun fantastis, USD256,44 miliar menguap. Alphabet, induk Google, juga tak luput, dengan penyusutan nilai pasar sekitar USD88 miliar.

Menurut sejumlah analis, apa yang terjadi sejak awal 2026 ini bukan sekadar koreksi biasa. Ini adalah pergeseran psikologi pasar yang signifikan. Investor mulai lelah dengan cerita ambisi jangka panjang. Mereka kini lebih memilih visibilitas laba yang jelas dan bisa diraih dalam waktu dekat. Antusiasme spekulatif terhadap AI perlahan digantikan oleh sikap hati-hati.

Namun begitu, tidak semua perusahaan terpuruk. Di tengah kemerosotan Big Tech, justru ada nama-nama lain yang bersinar. TSMC dan Samsung Electronics, misalnya, malah mencatatkan kenaikan nilai pasar yang luar biasa, masing-masing bertambah hampir USD300 miliar dan USD270 miliar. Retailer raksasa Walmart juga ikut naik, menambah sekitar USD180 miliar.

Perbedaan nasib yang mencolok ini menunjukkan satu hal: uang tidak hilang, ia hanya berpindah tempat. Dari sektor teknologi yang dianggap terlalu panas dan penuh ketidakpastian, dana mengalir ke perusahaan dengan fundamental yang dianggap lebih solid dan prospek keuntungan yang lebih terlihat nyata. Lanskap pasar global, tampaknya, sedang mengalami reset.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar