IHSG Melonjak 100 Poin Meski FTSE Russell Tunda Review Pasar Indonesia

- Rabu, 11 Februari 2026 | 04:20 WIB
IHSG Melonjak 100 Poin Meski FTSE Russell Tunda Review Pasar Indonesia

Hijau tebal. Itulah kesan yang ditinggalkan IHSG di akhir perdagangan Selasa (10/2/2026) kemarin. Indeks berhasil naik hampir 100 poin, tepatnya 99,9 poin, dan mengunci posisi di level 8.131,74. Padahal, awal sesi sempat diwarnai volatilitas yang cukup membuat deg-degan. Tapi, tekanan itu rupanya tak bertahan lama. Perlahan-lahan, grafik mulai merangkak naik dan bertahan di zona hijau hingga bel penutupan sesi kedua berbunyi.

Yang menarik, penguatan ini terjadi di tengah kabar dari FTSE Russell. Lembaga pemeringkat global itu memutuskan untuk menunda review saham-saham Indonesia pada Maret mendatang. Tapi, pasar tampaknya tidak terlalu ambil pusing. Keputusan FTSE dinilai lebih sebagai persoalan teknis belaka, bukan sinyal buruk soal fundamental pasar modal kita. Alhasil, dampaknya terhadap IHSG pun terbatas.

Menurut pengamat pasar modal Hendra Wardana, penundaan ini punya alasan yang cukup jelas. Latar belakangnya adalah ketidakpastian proses reformasi pasar, terutama soal aturan free float minimum dan potensi gangguan mekanisme pasar di masa transisi.

katanya, seperti dikutip Selasa lalu.

Dampak langsungnya? Struktur indeks FTSE Indonesia akan statis untuk sementara. Tak ada saham baru yang masuk atau keluar, bobot indeks tak berubah, dan penyesuaian akibat aksi korporasi seperti rights issue juga ditangguhkan. Namun begitu, Hendra justru melihat sisi positifnya. Bagi investor institusi besar dari luar negeri, kondisi ini malah memberi kepastian sementara dan mengurangi risiko rebalancing yang tiba-tiba.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar