Anak usaha yang mendapat suntikan dana tersebut memiliki peran spesifik dalam ekosistem bisnis grup. FBI diketahui mengoperasikan lini Fore Bakery, yang menyajikan aneka pastry dan roti di gerai-gerai Fore. Sementara itu, anak usaha lainnya, PT Cipta Favorit Indonesia (CPI), bertugas sebagai operator khusus untuk lini Fore Donut.
CPI, yang gerai perdananya telah dibuka di Tangerang tahun lalu, juga mendapat tambahan modal dari induknya. Nilai suntikannya mencapai Rp1 miliar, yang mengangkat modal dasar dan disetornya menjadi Rp11 miliar. Kepemilikan saham FORE di CPI pun kini menguat menjadi 99,95 persen.
Mengenai alasan di balik keputusan korporasi ini, Sekretaris Perusahaan FORE, Denny Ngadimin, memberikan penjelasan melalui keterbukaan informasi. "FBI membutuhkan tambahan modal dalam menjalankan usahanya, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif kepada perseroan," ungkapnya pada Selasa (10/2/2026).
Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk tidak hanya bertumpu pada bisnis inti kopi, tetapi juga membangun pilar pendapatan baru. Diversifikasi ke segmen makanan pendamping seperti bakery dan donut dinilai sebagai strategi yang wajar dalam mengembangkan merek dan mendongkrak kinerja keuangan jangka panjang.
Artikel Terkait
RAAM Rencanakan Rights Issue 1,36 Miliar Saham untuk Ekspansi Bioskop
PT Adhi Kartiko Pratama Siap Bayar Denda Hutan Rp158,9 Miliar
BUMA Catat Rugi Bersih USD 116 Juta di Tengah Gangguan Operasional dan Cuaca Buruk
Wall Street Catat Kerugian Pekan Kelima Berturut-turut, Dipicu Ketegangan AS-Iran dan Harga Minyak Melonjak