Hari ini, IHSG berhasil menutup perdagangan dengan catatan yang cukup menggembirakan. Menguat 1,22 persen, indeks berpijak di level 8.031,87. Perjalanannya sejak pagi memang cukup dinamis, bergerak dari kisaran 7.863 hingga akhirnya mencapai puncak harian di angka penutupan tadi.
Kalau dilihat dari aktivitasnya, pasar terbilang cukup ramai. Nilai transaksi menembus Rp17,74 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 38,17 miliar. Frekuensinya pun tinggi, lebih dari 2,2 juta kali transaksi terjadi hari ini.
Secara keseluruhan, sentimen positif mendominasi lantai bursa. Dari ratusan saham yang diperdagangkan, 454 di antaranya menguat. Yang melemah ada 267, sementara 237 lainnya cenderung stagnan atau flat. Mayoritas sektor juga berpesta di zona hijau, meski ada satu dua yang masih tertatih.
Pemimpin penguatan tak lain adalah sektor barang baku, yang melesat 4,41 persen. Di belakangnya, sektor energi dan non-primer juga menunjukkan performa solid dengan kenaikan masing-masing 2,92 persen dan 2,06 persen. Sektor primer, infrastruktur, dan teknologi pun ikut mencatatkan keuntungan, meski lebih moderat.
Namun begitu, tidak semua sektor bernasib sama. Dua sektor justru ditutup dengan coretan merah. Sektor kesehatan dan keuangan kompak terkoreksi tipis, masing-masing turun 0,23 persen dan 0,19 persen.
Nah, untuk saham-saham individual, pergerakannya cukup ekstrem di kedua sisi. Di papan gainers, tiga emiten meroket dengan fantastis.
PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) memimpin dengan lonjakan 34,50 persen.
PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) menyusul di belakangnya, menguat 33,82 persen.
Tak kalah tajam, PT Link Net Tbk (LINK) juga meroket 24,73 persen.
Di sisi lain, papan losers diisi oleh saham-saham yang tekanan jualnya cukup berat. Indo Premier Investment Management (XISB) terperosok 14,75 persen. PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) juga melemah dalam, turun 14,29 persen. Pinnacle Persada Investama (XPDV) menyusul dengan penurunan 12,39 persen.
Begitulah kira-kira suasana perdagangan saham di hari Senin ini. Pasar tampaknya masih punya energi untuk melanjutkan rally, meski tetap perlu waspada pada koreksi di sektor tertentu.
Artikel Terkait
IHSG Menguat 1,22% ke Level 8.031, Sektor Barang Baku dan Energi Jadi Penggerak
Rupiah Menguat ke Rp16.805 Didorong Sentimen Global dan Optimisme Domestik
KKP Dorong Pengelolaan Rantai Dingin Profesional di Kampung Nelayan Merah Putih
OJK Tegaskan Dugaan Pelanggaran PIPA Terjadi Pasca-Listing, Bukan pada Tahap IPO