Data pasar pun membuktikan hal ini. Meski indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 sama-sama naik pada Jumat, performa mereka kalah jauh dibandingkan indeks Russell 2000. Indeks yang melacak perusahaan berkapitalisasi kecil itu melonjak hingga 3,5 persen, jauh mengungguli yang lain.
Yang menarik, tidak semua anggota "Magnificent Seven" ikut dalam reli. Saham Amazon justru terpuruk. Kekhawatiran utama investor adalah bagaimana perusahaan raksasa itu akan mendapatkan imbal hasil dari rencana belanja modal AI mereka yang fantastis, mencapai 200 miliar dolar AS.
SAHAM SMALL CAP MELONJAK
Inilah tren yang sedang berkembang: investor mulai bertaruh bahwa penguatan pasar akan meluas. Setelah bertahun-tahun didominasi saham teknologi, giliran sektor lain seperti industri, kesehatan, dan perusahaan kecil yang mungkin bersinar.
Pandangan ini muncul sebagai bentuk koreksi. Investor mulai menilai ulang risiko pada segmen pasar yang harganya sudah melambung tinggi mulai dari logam mulia, saham teknologi, hingga aset spekulatif seperti bitcoin. Uang panas pun mencari tempat baru yang dianggap lebih aman, atau setidaknya, lebih murah.
Artikel Terkait
Tanrise Property (RISE) Catat Laba Melonjak 165% pada 2025 Didorong Apartemen
Ekonom Perkirakan The Fed Pertahankan Suku Bunga Sampai September
Laba Bersih Amman Mineral Anjlok 60% di Tengah Masa Transisi Operasional
Laba Bersih Chandra Asri Melonjak 2.662% Jadi Rp 23,8 Triliun pada 2025