MURIANETWORK.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan tren positif pada perdagangan Kamis, 5 Februari 2026. Analis dari MNC Sekuritas memperkirakan indeks berpotensi menguji level 8.328 hingga 8.527, meski tetap perlu mewaspadai area koreksi. Proyeksi ini muncul setelah IHSG ditutup menguat 0,30 persen ke level 8.146 pada sesi sebelumnya, dengan transaksi yang masih didominasi aksi beli.
Analisis Teknikal dan Level Penting IHSG
Dalam laporannya yang dirilis Kamis (4/2/2026), tim analis MNC Sekuritas memaparkan pandangan berbasis analisis gelombang Elliott. Mereka menilai pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam fase tertentu yang memungkinkan ruang untuk penguatan lebih lanjut.
“Kami perkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [x], sehingga masih terdapat peluang penguatan untuk menguji 8.328-8.527. Namun, cermati area koreksi yang berada di 7.896-8.010,” tulis riset tersebut.
Secara teknis, level support kunci untuk hari ini berada di 7.854 dan 7.654. Sementara itu, resistance atau titik hambatan terdekat ada di 8.181 dan 8.318. Pengamatan terhadap level-level ini dinilai penting untuk mengantisipasi pergerakan yang fluktuatif.
Rekomendasi Saham Pilihan
Selain memberikan proyeksi untuk indeks secara umum, MNC Sekuritas juga merilis sejumlah rekomendasi saham spesifik untuk diperhatikan investor. Rekomendasi ini dilengkapi dengan target harga dan level cut loss, yang mencerminkan analisis mendalam terhadap pola pergerakan masing-masing emiten.
ADRO: Buy on Weakness
Meski menguat 1,40 persen ke Rp2.180, penguatan saham Adaro Energy Tbk (ADRO) dinilai masih terhalang oleh rata-rata pergerakan tertentu. Analis memperkirakan saham ini sedang berada di awal fase penguatan baru.
Buy on Weakness: Rp2.110-Rp2.150
Target Price: Rp2.310, Rp2.420
Stoploss: below Rp2.030
BRMS: Buy on Weakness
Saham Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) tercatat melonjak 4,19 persen ke Rp995 dengan volume beli yang dominan. Posisi teknisnya saat ini diperkirakan sedang dalam fase konsolidasi sebelum berpotensi melanjutkan tren.
Buy on Weakness: Rp945-Rp990
Target Price: Rp1.095, Rp1.165
Stoploss: below Rp900
TKIM: Buy on Weakness
Kenaikan 0,74 persen saham Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) ke Rp6.850 diwarnai munculnya tekanan jual. Analisis gelombang menunjukkan saham ini berada di bagian akhir fase koreksi.
Buy on Weakness: Rp6.700-Rp6.800
Target Price: Rp7.175, Rp7.425
Stoploss: below Rp6.500
TOWR: Spec Buy
Saham Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mengalami koreksi 1,85 persen ke Rp530 dengan tekanan jual yang cukup signifikan. Namun, selama harga mampu bertahan di atas level kunci, saham ini berpotensi memulai fase impulsif naik.
Spec Buy: Rp515-Rp525
Target Price: Rp560, Rp585
Stoploss: below Rp510
Seperti biasa, rekomendasi investasi ini merupakan hasil analisis teknikal yang mendalam dan ditujukan untuk investor dengan profil risiko tertentu. Penting bagi investor untuk melakukan pertimbangan matang dan memantau perkembangan pasar secara real-time sebelum mengambil keputusan.
Artikel Terkait
Harga Emas Pegadaian Menguat Kembali, Tembus Rp2,9 Juta per Gram
Menkeu Tegaskan Tak Intervensi Proses Hukum Usai OTT KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Bea Cukai
Teknologi dan AI Tekan Pasar Saham AS, Investor Beralih ke Valuasi Rendah
OJK Beri Tenggat 2029, Emiten Wajib Genjot Free Float ke 15 Persen