Gejolak pasar saham belakangan ini ternyata dijawab dengan langkah nyata oleh tiga perusahaan besar. Tiga emiten dari Grup Barito milik konglomerat Prajogo Pangestu itu kompak mengumumkan rencana aksi buyback saham. Gerakan ini muncul tak lama setelah peringatan dari pengelola indeks global, MSCI.
Lewat keterbukaan informasi ke publik, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengalokasikan dana yang tak main-main: hingga Rp1 triliun. Menariknya, dananya murni berasal dari kas internal perusahaan. Manajemen BRPT menegaskan, ini adalah kelebihan kas. Jadi, operasional harian dan kesehatan keuangan perusahaan dijamin tidak akan terganggu.
"Dana tersebut berasal dari kelebihan kas dan tidak akan mengganggu operasional maupun kondisi keuangan perusahaan," tegas manajemen.
Nilai Rp1 triliun itu sudah mencakup semuanya: biaya transaksi, fee perantara, dan biaya terkait lainnya. Rencananya, pembelian kembali saham BRPT akan dilakukan bertahap dalam rentang waktu yang cukup panjang, mulai 4 Februari 2024 hingga 3 Mei 2026. Semua tentu dengan mematuhi aturan main, termasuk POJK No. 13/2023 soal batas maksimum dan kewajiban free float. Untuk eksekusinya, BRPT mempercayakan tugas ini kepada PT Sucor Sekuritas.
Tak mau ketinggalan, langkah serupa diambil oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Emiten ini menyiapkan dana buyback sebesar Rp750 miliar, yang juga bersumber dari kas internal. Sama seperti saudaranya, manajemen CUAN menyatakan aksi ini takkan membebani kinerja operasional atau pendapatan perusahaan.
Jadwalnya pun nyaris sama: periode 4 Februari 2024 sampai 3 Mei 2026. Mereka berpedoman pada POJK No. 13/2023 dan Surat OJK No. S-102/2025, yang memang mengakomodasi kondisi pasar yang fluktuatif. PT BNI Sekuritas ditunjuk sebagai pelaksana buyback CUAN di BEI.
Artikel Terkait
Pakaian Bekas Ilegal Disita Rp 248 M, Pemerintah Genjarkan Razia di Pelabuhan
Investor Global Berebut Proyek PLTN 7 Gigawatt di Indonesia
PIPA Beringsut: Dari Pabrik Pipa PVC Menuju Ladang Minyak dan Gas
SOLA Kantongi Kontrak Rp14,72 Miliar untuk Perkuat Jalan Hauling Batu Bara di Sumsel