Dengan semangat itu, ia pun mencanangkan sebuah gerakan. “Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek gentengisasi ke Indonesia,” tegasnya.
Kembali ke penjelasan Airlangga, proyek genteng ini rencananya akan melibatkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Soal bahan baku, bukan cuma tanah biasa. Ada kajian untuk memanfaatkan fly ash, limbah dari pembakaran batu bara.
"Yang kedua ya kita tadi sedang menghitung kalau atap seng itu diganti dengan genteng, dan gentengnya itu berbasis kepada memanfaatkan fly ash. Nah itu sudah ada studinya nanti akan segera disampaikan,"
jelas Airlangga.
Lalu, bagaimana dengan biayanya? Saat ditanya spesifik soal pendanaan untuk KDMP, Airlangga tak ragu. Ia memastikan pemerintah siap membiayai.
"Biayanya tadi sudah kita hitung juga. Bisa, bisa pemerintah bisa membiayai,"
tuturnya.
Prabowo sendiri berpendapat industri genteng ini tak harus mahal. Selain melibatkan koperasi, ide pemanfaatan limbah seperti limbah batu bara yang disebutnya juga dinilai bisa menekan biaya. Ia mengingatkan, dulu Indonesia sebenarnya tidak terbiasa dengan atap seng. Kembali ke genteng, baginya, seperti kembali ke akar.
Artikel Terkait
Pandu Sjahrir Soroti Transisi Pasar Modal Usai Diskusi dengan MSCI
DGWG Cetak Rekor Penjualan, Pupuk dan Pestisida Melonjak di Akhir 2025
Prabowo Gagas Gentengisasi Nasional, Ganti Atap Seng dengan Tanah Liat
Demutualisasi BEI Mandek, OJK Masih Menunggu Payung Hukum dari Pemerintah