Pariwisata Indonesia Cetak Rekor Kunjungan Tertinggi dalam Enam Tahun

- Senin, 02 Februari 2026 | 16:48 WIB
Pariwisata Indonesia Cetak Rekor Kunjungan Tertinggi dalam Enam Tahun

Kalau dilihat setahun penuh, pergerakannya fantastis: sekitar 1,2 miliar perjalanan! Itu artinya melonjak 17,55 persen dari 2024, dan bahkan jauh melampaui kondisi sebelum pandemi di tahun 2019 yang ‘hanya’ 722 juta. Mobilitas yang besar ini jelas menghidupkan ekonomi daerah tujuan, dari sewa mobil, penginapan, sampai kuliner.

Hotel Mulai Ramai Lagi

Efek domino dari ramainya pariwisata langsung terasa di sektor akomodasi. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang secara nasional di Desember mencapai 56,12 persen. Naik 2,23 poin dari bulan sebelumnya, meski secara tahunan masih sedikit turun.

Daerah Istimewa Yogyakarta memimpin dengan TPK tertinggi, yakni 66,38 persen. Ateng menduga, ini erat kaitannya dengan momen libur akhir tahun yang padat acara.

“Diduga karena liburan sekolah, Natal dan Tahun Baru, plus ada beberapa event seperti konser dan festival budaya,” ujarnya.

Secara umum, permintaan untuk hotel berbintang masih lebih tinggi dibanding nonbintang di hampir semua provinsi. Artinya, minat terhadap akomodasi formal tetap kuat.

Transportasi Ikut Merasakan Dampaknya

Sejalan dengan itu, moda transportasi penumpang juga semakin sibuk. Desember 2025 mencatat peningkatan jumlah penumpang di semua moda, didorong libur Natal-Tahun Baru dan program diskon tiket dari pemerintah.

Sepanjang tahun 2025, hampir semua jenis angkutan tumbuh. Yang paling tinggi pertumbuhannya justru angkutan laut domestik, naik 10,56 persen secara tahunan.

Penerbangan internasional juga ikut naik 8,14 persen, dari 19 juta penumpang di 2024 menjadi 20,55 juta di 2025. Kereta api tak ketinggalan, dengan kenaikan 8,8 persen menjadi hampir 550 juta penumpang. Angkutan penyeberangan ASDP pun tumbuh 12,02 persen. Semua angka ini menggambarkan satu hal: mobilitas masyarakat sudah kembali bergeliat, bahkan mungkin lebih hidup dari sebelumnya.


Halaman:

Komentar