Pekan yang Super Padat
Sekitar seperempat perusahaan di S&P 500 akan membuka buku mereka pekan depan. Optimisme pasar saham tahun 2026 ini salah satunya ditopang ekspektasi kuat terhadap pertumbuhan laba perusahaan AS. Sejauh ini, dari 166 perusahaan yang sudah melaporkan, 76,5% berhasil melampaui perkiraan analis. Angka itu konsisten dengan tren kuartal-kuartal sebelumnya. Secara keseluruhan, laba kuartal IV diperkirakan naik 10,9%.
Namun begitu, tidak semua berita buruk. Meta Platforms, raksasa teknologi dan investor AI lainnya, justru mencatatkan penjualan kuat dan mendorong sahamnya melesat. Kontras banget dengan nasib Microsoft.
Kini, perhatian beralih ke Alphabet dan Amazon. Dua "hyperscaler" raksasa ini akan mengungkap kinerja sekaligus rencana belanja modal mereka untuk AI. Reaksi pasar mungkin beragam, tapi satu hal tampaknya pasti.
“Hal itu menegaskan bahwa belanja modal untuk pembangunan infrastruktur AI tidak akan melambat," ujar Sid Vaidya, Chief Investment Strategist TD Wealth.
Selain mereka, masih ada Eli Lilly, AMD, dan Walt Disney yang antre melapor. Proyeksi laba S&P 500 untuk 2026 yang bisa tumbuh hingga 15% membuat setiap detail laporan keuangan akan dikuliti habis.
Dan jangan lupa, data ketenagakerjaan pekan depan akan jadi gambaran penting kesehatan ekonomi AS. Belum lagi laporan inflasi (CPI) yang akan menyusul di pekan berikutnya. Jadi, bersiaplah untuk volatilitas. Pekan ini, Wall Street benar-benar akan diuji.
Artikel Terkait
Gangguan Pasokan Timur Tengah Ancam Kerek Harga Aluminium
Pajak Rokok DKI Alokasikan Minimal 50% untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Bapanas Pastikan Stok Daging Nasional Melimpah Jelang Idulfitri
Saham Asia Menguat Didorong AI, Waspada Gejolak Harga Minyak