Wall Street bersiap menghadapi pekan yang menegangkan. Gelombang laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan besar, termasuk Alphabet dan Amazon, akan jadi ujian berat bagi sentimen pasar. Ingat saja, baru-baru ini laporan Microsoft yang kurang memuaskan langsung membebani indeks saham.
Di sisi lain, bukan cuma laporan perusahaan yang jadi sorotan. Data ketenagakerjaan AS bulanan yang dirilis 6 Februari nanti juga bakal disambut dengan napas tertahan. The Fed sendiri baru saja memberi sinyal ada stabilitas di pasar tenaga kerja, seiring jeda dalam siklus kenaikan suku bunga mereka. Nah, ini yang bikin semua mata tertuju.
Memasuki tahun keempat bull market, kewaspadaan investor makin tinggi. Valuasi yang terus merangkak naik, terutama untuk saham-saham yang melambung tinggi gara-gara demam AI, mulai bikin deg-degan. Microsoft contohnya. Meski habis-habisan berinvestasi di infrastruktur AI, sahamnya justru tertekan Kamis lalu setelah kinerja cloud-nya tak sesuai harapan. Runtuhnya pun menjalar ke sektor perangkat lunak secara lebih luas.
Jim Baird, Chief Investment Officer di Plante Moran Financial Advisors, punya komentar yang tepat.
"Untuk perusahaan-perusahaan dengan ekspektasi yang sudah sangat, sangat tinggi, beban pembuktian ada pada mereka," katanya.
Peringatan yang cukup jelas, bukan?
Meski sempat melemah di akhir pekan, S&P 500 sejatinya masih tumbuh lebih dari 1% tahun ini dan nyaris mendekati rekor tertingginya. Indeks itu bahkan sempat sentuh level 7.000 untuk pertama kalinya, sebelum akhirnya menarik napas sejenak dengan koreksi.
Perkembangan lain di Jumat lalu juga masih akan dicerna pasar. Mulai dari pencalonan mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh oleh Presiden Trump sebagai calon ketua bank sentral, hingga aksi jual tajam di logam mulia. Emas dan perak yang sebelumnya melonjak tiba-tiba terjun bebas, menambah kecemasan di tengah hiruk-pikuk berita.
Artikel Terkait
BEI Buka Suara: Saham Gorengan Bukan Soal Jenis, Tapi Aksi Manipulasi
Medela Potentia Pacu Ekspansi Digital, Genjot Akses Kesehatan Lewat GoApotik
Tantangan Pertama Friderica Widyasari Dewi: 7 Agenda Prioritas di Pucuk Pimpinan OJK
Beras Premium Indonesia Siap Temani Jemaah Haji di Tanah Suci