Pasar saham kita hari Rabu (28/1) benar-benar diguncang. Indeks Harga Saham Gabungan, atau IHSG, ambruk tajam. Angkanya? Tercatat anjlok 718,441 poin, atau sekitar 8 persen, hingga ke posisi 8.261,78. Sebuah penurunan yang sangat dalam.
Hebatnya, jatuhnya IHSG ini sampai memicu trading halt. Perdagangan terpaksa dihentikan sementara. Aturan baru BEI memang menyebutkan, penghentian perdagangan bisa dilakukan jika indeks merosot lebih dari 8 persen. Dan itu terjadi hari ini.
Merespons situasi yang mencemaskan ini, Direktur Utama BEI Iman Rachman langsung angkat bicara. Ia mengimbau para investor, terutama retail, untuk tetap tenang dan tidak terbawa kepanikan.
Ucap Iman di Gedung BEI, Jakarta.
Artikel Terkait
Panic Selling Guncang Bursa, Ancaman Degradasi Pasar dari MSCI Jadi Pemicu
IHSG Tergelincir 7,35%, Pasar Modal Indonesia Diguyur Aksi Jual Panik
MSCI: Pemicu Saham Melambung atau Anjlok, Begini Cara Kerjanya
Thomas Djiwandono Sowan ke Perry Warjiyo Usai Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI