Pasar saham kita hari Rabu (28/1) benar-benar diguncang. Indeks Harga Saham Gabungan, atau IHSG, ambruk tajam. Angkanya? Tercatat anjlok 718,441 poin, atau sekitar 8 persen, hingga ke posisi 8.261,78. Sebuah penurunan yang sangat dalam.
Hebatnya, jatuhnya IHSG ini sampai memicu trading halt. Perdagangan terpaksa dihentikan sementara. Aturan baru BEI memang menyebutkan, penghentian perdagangan bisa dilakukan jika indeks merosot lebih dari 8 persen. Dan itu terjadi hari ini.
Merespons situasi yang mencemaskan ini, Direktur Utama BEI Iman Rachman langsung angkat bicara. Ia mengimbau para investor, terutama retail, untuk tetap tenang dan tidak terbawa kepanikan.
Ucap Iman di Gedung BEI, Jakarta.
Artikel Terkait
Merger Tiga Anak Usaha Pertamina Mundur ke Februari 2026
Di Balik IHSG Anjlok 8%, BEI Tegaskan Minat IPO Tak Surut
Indonesia Dapat Deadline 2026 dari MSCI, Ancaman Turun Peringkat Mengintai
GoTo Gelontor Bantuan Modal, Driver Ojol Dikawinkan dengan Bisnis Sendiri