Suasana di Kantor Pos Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/12) itu cukup ramai. Di tengah kerumunan warga yang menunggu penyaluran BLT-S, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, tiba-tiba mengajak seorang pemuda untuk maju ke depan. Rupanya, sang menteri mengira pemuda tersebut adalah penerima bantuan.
"Saya tanya, muda-muda dapat BLT-S ini aneh ini," kata Gus Ipul, mengawali percakapan.
Ternyata dugaannya meleset. Pemuda itu dengan sopan menjelaskan bahwa dirinya hanya mewakili sang adik, penerima manfaat yang sebenarnya.
"Ternyata dia mewakili adiknya," sambung Gus Ipul, mengulang penjelasan si pemuda.
Rasa penasaran Gus Ipul belum berakhir. Ia pun bertanya tentang pekerjaan si pemuda. Jawabannya sederhana namun jujur.
"Pengamen, Pak. Kadang di lampu merah, kadang di pasar," sahut dia.
Mendengar pengakuannya, Gus Ipul langsung menimpali dengan pertanyaan yang tak terduga. "Suaramu mirip siapa?" tanyanya. Seketika, warga yang hadir dan Gus Ipul sendiri serempak berseru, "Charlie!" Mereka merujuk pada Charly Van Houten, vokalis Setia Band yang dulu terkenal lewat ST12.
Tanpa pikir panjang, Mensos langsung menantangnya untuk membuktikan. Dan benar saja, dengan suara serak khas pengamen jalanan, pemuda itu melantunkan penggalan lagu "Kehilangan". Suasana pun berubah menjadi riuh rendah, seperti konser kecil-kecilan di tengah kantor pos.
"Kalau lebih panjang, lebih banyak dapatnya," canda Gus Ipul setelah lagu selesai, disambut tawa warga.
Namun begitu, di balik candaannya, Gus Ipul menyelipkan pesan serius. Menurutnya, pemuda semacam ini seharusnya tidak hanya mengandalkan bantuan tunai sementara. Ada hal yang lebih penting.
"Kalau yang muda-muda begini sih jangan BLT-S, pemberdayaan," tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, ia bahkan menawarkan sebuah gitar baru. Tapi respons si pengamen justru mengejutkan. Dengan tubuh tinggi kurusnya, ia hanya menggeleng pelan.
"Enggak (mau minta). Takut kebiasaan," ujarnya singkat.
Jawaban jujur itu rupanya menyentuh hati Gus Ipul. Dengan nada kagum, ia pun memuji sikap pemuda tersebut.
"Enggak mau minta, takut jadi kebiasaan. Luar biasa. Keren," ucap Gus Ipul sambil mengacungkan jempol. Sebuah momen singkat yang mungkin tak akan dilupakan oleh si pengamen, dan juga para saksi yang hadir di sana.
Artikel Terkait
Truk Tangki Modifikasi Muat 5 Ton Solar Terguling, Puluhan Kecelakaan Beruntun di Bangkalan
Polisi Bongkar Judi Online Skala Besar di Batam, Dua Tersangka Kelola Lebih dari 200 Ribu Akun
Penundaan 11 Jam Sriwijaya Air SJ-581, Penumpang Mengeluhkan Minimnya Kompensasi dan Komunikasi
PSM Makassar Kalahkan Bhayangkara 2-1, Modal Penting Jauhi Zona Degradasi Liga 1