Rapat paripurna DPR pagi ini berlangsung cukup padat. Di gedung Nusantara, para wakil rakyat berkumpul untuk memutuskan sejumlah posisi strategis negara. Agenda utamanya? Pengesahan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Pukul sembilan pagi, ruang sidang utama mulai ramai. Rapat dipimpin oleh dua wakil ketua DPR, Saan Mustopa dan Cucun Ahmad Syamsurizal. Sebelum palu diketok, Saan melaporkan kuorum. "Menurut catatan sekretariat jenderal, daftar hadir sudah ditandatangani 220 orang yang hadir dan 119 orang yang izin," ujarnya.
Artinya, dari total 580 anggota, 339 hadir secara fisik atau memberi pernyataan. Angka itu sudah memenuhi syarat.
"Dengan demikian forum telah tercapai," kata Saan, lalu mengetok palu. Rapat pun resmi dibuka.
Agendanya tidak cuma satu. Setidaknya ada empat laporan komisi yang harus diputuskan. Mulai dari calon anggota Ombudsman, calon anggota BAZNAS, hingga yang paling banyak disorot: laporan Komisi XI soal calon Deputi Gubernur BI. Ada juga laporan terkait calon Hakim Konstitusi.
Artikel Terkait
IHSG Tergelincir ke 8.921, Saham Blue Chip Terus Tertekan
BEI Ungkap Target: Danantara Siap Masuk Pasar Modal Tahun Ini
Gelombang Jual Saham Konglomerasi Menyapu Bursa, MSCI Jadi Biang Kerok
IHSG Tersungkur di Tengah Geliat Pasar Asia