"Sebagai langkah tanggap, kami telah melakukan penyesuaian sementara pada aktivitas terkait di lokasi untuk melakukan audit terhadap seluruh mitra kerja," tegasnya.
Lebih lanjut Zais menambahkan, "Jika ditemukan celah keamanan atau kelalaian prosedur, kami akan mengambil langkah hukum dan kontraktual yang sangat tegas agar kejadian ini menjadi yang terakhir."
Upaya untuk mengusut tuntas kasus ini sudah bergulir. Menurut sejumlah informasi, manajemen PLTU Sukabangun telah berkoordinasi dengan pihak berwenang. Tujuannya jelas: transparansi. Mereka bertekad menemukan akar masalah, entah itu dari prosedur internal atau pelaksanaan di lapangan oleh mitra.
Tak kalah penting, hak-hak keluarga korban dijanjikan akan dipenuhi sesuai ketentuan. Semua ini dilakukan sambil mereka berbenah, meningkatkan standar K3 agar tragedi serupa tak terulang lagi di masa depan.
Artikel Terkait
Fitch Ratings Tegaskan Peringkat BBB- untuk PGN, Outlook Stabil
PT Krakatau Steel Bidik Pendapatan Rp 27 Triliun pada 2026 dengan Strategi Transformasi
Petrindo Jaya Kreasi Akhiri Program Buyback Saham Lebih Cepat, Telah Serap 10 Juta Lembar
IHSG Turun 0,69%, Saham UANG dan NETV Melonjak di Atas 24%