Setelah sempat dihentikan, perdagangan saham RMK Energy (RMKE) akhirnya dibuka kembali. Dan hasilnya? Sahamnya langsung melesat. Pada penutupan sesi Kamis (22/01/2026), harga saham RMKE bertengger di Rp8.725 per lembar. Angka ini jauh lebih tinggi ketimbang posisinya saat pertama kali dibuka pasca-suspensi, yang hanya di Rp7.875.
Minat beli tampaknya cukup kuat, mendorong aktivitas transaksi yang cukup sibuk. Banyak mata tertuju pada emiten jasa logistik batu bara ini. Menariknya, salah satu sekuritas terlihat sangat agresif mengambil posisi.
Henan Putihrai Sekuritas (HP) tercatat sebagai pembeli bersih terbesar, dengan nilai fantastis sekitar Rp59,8 miliar. Mereka mengumpulkan sekitar 91.716 lot saham RMKE, dengan harga beli rata-rata Rp6.506 per saham.
Melihat geliat ini, analis pun angkat bicara. CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, melihat prospek yang cukup cerah untuk RMKE ke depannya.
Menurutnya, potensi itu bukan sekadar angan-angan. Bernadus menambahkan, kepemilikan konsesi batu bara di level anak usaha dan grup membuka peluang besar untuk integrasi bisnis yang lebih rapat. Bahkan, ada klausul menarik di sana: tambang yang terhubung dengan jalan hauling milik RMKE punya opsi pembelian hingga 50% dari total produksinya. Hal ini tentu bisa memberi kontribusi ekstra untuk segmen penjualan batu bara mereka.
Artikel Terkait
HOME Syariah: Dari Renovasi Rumah hingga Kebangkitan Ekonomi Keluarga
Prabowo di Davos: Stabilitas dan Danantara Jadi Modal Indonesia Jadi Negeri Peluang
LPS Teguhkan Suku Bunga Penjaminan Simpanan Hingga 2026
Pemerintah Stop Impor Solar C48 Mulai 2026, Tapi Bensin Masih Diimpor