Menjelang arus mudik Lebaran tahun ini, pemerintah mengklaim segala persiapan transportasi dan infrastruktur sudah dijalankan. Agus Harimurti Yudhoyono, sang Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, tampak optimis. Fokus utama mereka? Memastikan jalan-jalan utama, terutama nasional dan arteri, benar-benar siap dipakai.
“Kondisi jalan harus prima,” tegas AHY, saat ditemui wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa lalu.
“Itu mencakup jalan utama dan juga jalan-jalan arteri,” imbuhnya.
Namun begitu, persiapan tak cuma soal aspal dan jalan. Pemerintah juga menggarap sisi moda transportasinya. Mereka menyiapkan skema multimoda yang mengandalkan darat, laut, udara, plus kereta api. Armada di masing-masing sektor diklaim sudah diperiksa dan ditingkatkan agar operasional selama mudik nanti bisa lancar.
Yang menarik, ada juga wacana soal keringanan biaya.
“Kami akan berupaya memberikan keringanan tarif, bisa berupa diskon,” ujar AHY.
Harapannya jelas: perjalanan pulang kampung jadi lebih terjangkau untuk semua kalangan.
Di lapangan, pengawasan pun digencarkan. Menurut AHY, kementerian terkait terus memantau kesiapan jalur-jalur vital. Ruas panjang seperti Tol Trans Jawa dan Tol Trans Sumatera mendapat perhatian khusus. Jalur-jalur itu memang punya karakteristik dan tantangannya sendiri, butuh penanganan ekstra.
Jadi, klaim kesiapan sudah disampaikan. Tinggal kita lihat nanti, apakah realitanya di jalan sesuai dengan janji yang digaungkan.
Artikel Terkait
Syekh Ahmad Al Misry Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Santri
Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Sembilan Orang, Lima di Antaranya Polisi
Anggota DPR Desak Polisi Tindak Tegas Debt Collector yang Tipu Ambulans dan Damkar demi Tagih Utang
Muhammad Awaluddin Resmi Ditunjuk sebagai Direktur Utama Jasa Raharja