PT ITSEC Asia (CYBR) Rencanakan Stock Split 1:2, Tunggu Persetujuan RUPSLB April 2026

- Selasa, 10 Maret 2026 | 19:35 WIB
PT ITSEC Asia (CYBR) Rencanakan Stock Split 1:2, Tunggu Persetujuan RUPSLB April 2026

PT ITSEC Asia, atau yang dikenal dengan kode saham CYBR, baru saja mengumumkan rencana besar. Perusahaan ini bakal melakukan stock split dengan rasio satu banding dua. Kalau disetujui, ini akan jadi momen penting bagi emiten tersebut.

Saat ini, nilai nominal setiap lembar sahamnya tercatat di level Rp25. Jumlah saham yang beredar di pasar pun cukup banyak, yakni lebih dari 6,7 miliar lembar. Nah, usai stock split nanti, harganya bakal dipotong jadi setengahnya, yaitu Rp12,50 per saham.

Yang menarik, total jumlah sahamnya justru bakal melonjak dua kali lipat. Angkanya mencapai sekitar 13,4 miliar saham. Meski begitu, jangan khawatir. Manajemen CYBR menegaskan, aksi korporasi ini sama sekali tidak mengubah nilai kepemilikan investor.

"Struktur kepemilikan saham tetap terjaga, sementara harga per saham menjadi lebih terjangkau," tutur manajemen.

Maksudnya gimana? Intinya, jumlah dan harga saham yang kamu pegang akan disesuaikan secara proporsional. Jadi, nilai ekonominya tetap sama persis seperti sebelum stock split dilakukan. Cuma, nanti lembar sahamnya jadi lebih banyak dengan harga per lembar yang lebih murah.

Tak cuma saham biasa, perseroan juga akan menyesuaikan instrumen lainnya. Mereka akan melakukan penyesuaian terhadap Waran Seri I, dengan rasio yang sama, yaitu 1:1. Saat ini, ada sekitar 240 juta waran dengan nilai Rp400. Setelah penyesuaian, nilainya turun jadi Rp200 per waran, tapi jumlahnya membengkak menjadi hampir 480,5 juta unit.

Rencana ini, tentu saja, belum final. CYBR masih harus mengantongi lampu hijau dari para pemegang saham. Untuk itu, mereka telah menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Rapat penentu itu rencananya digelar pada pertengahan April 2026 mendatang.

Jadi, kita tunggu saja kelanjutannya. Apakah para investor akan menyambut baik rencana ini? Waktulah yang akan menjawab.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar