Kalau dirinci lagi, arus dari Trans Jawa lewat GT Cikampek Utama mencapai 29.576 kendaraan naik 4,86 persen dari normal. Sementara dari Bandung via GT Kalihurip Utama justru lebih banyak, 37.861 kendaraan, dengan kenaikan signifikan 17,54 persen.
Kalau digabung, total dari dua arah Timur itu jadi 67.437 kendaraan. Artinya, ada kenaikan 11,62 persen dibanding hari-hari biasa.
Di sisi lain, arus dari Barat lewat GT Cikupa (Merak) justru sedikit menurun. Jumlahnya 44.889 kendaraan, turun 1,26 persen dari normal. Sementara dari arah Selatan, lewat GT Ciawi (Puncak), angkanya melonjak 13,06 persen menjadi 45.110 kendaraan.
Melihat kondisi ini, Rivan pun mengimbau para pengendara. Ia meminta perjalanan direncanakan dengan matang, salah satunya memanfaatkan aplikasi Travoy sebagai asisten perjalanan di tol.
“Selalu antisipasi perjalanan,” pesannya. Apalagi, BMKG memprediksi curah hujan menengah hingga tinggi masih akan berlangsung hingga Februari 2026. Jadi, waspada dan hati-hati di jalan itu wajib.
Artikel Terkait
Bayi Langka, Ekonomi China Terancam: Angka Kelahiran Terjun ke Titik Terendah Sejarah
Direksi MKNT Mundur di Tengah Suspensi Saham dan Empat Notasi Khusus BEI
Prajogo Pangestu Gelontorkan Rp9,6 Miliar untuk Tambah Porsi di BREN
China Tembus Target 5 Persen di 2025, Tapi Konsumsi dan Investasi Terseok