Di sisi lain, ada juga fasilitas kesehatan yang kondisinya sudah parah. Dua puskesmas, masing-masing di Kecamatan Lawe Alas (Aceh Tenggara) dan Lokop (Aceh Timur), akan dibangun baru. Saat ini, prosesnya masih pada tahap penyiapan lahan ditinggikan dulu permukaan tanahnya sebelum modul bangunan dipasang.
Upaya pembersihan yang berjalan 24 jam ini didukung penuh oleh TNI, Polri, dan tentu saja warga setempat. Keterlibatan masyarakat inilah yang diharapkan bisa memutar kembali roda perekonomian lokal, terutama menyambut Ramadan.
Lalu, kapan pemulihan total usai? Dody bersikap realistis. Menurutnya, butuh waktu minimal dua tahun. Bahkan, dalam proposal resmi yang diajukan ke Bappenas, rencana pemulihan dirancang hingga tiga tahun ke depan.
Jalan masih panjang. Tapi setidaknya, dengan kerja siang malam itu, ada harapan untuk menyambut Ramadan dengan kondisi yang lebih baik.
Artikel Terkait
GTSI Ekspansi Armada Tangkap Peluang Kenaikan Tarif LNG Imbas Konflik Iran
IHSG Anjlok 2,65% Imbas Ketegangan Iran-Israel, Sektor Energi Melonjak
PJHB Ganti Galangan Kapal Ketiga, Beralih ke TSU karena Harga Lebih Kompetitif
Sido Muncul Catat Laba Bersih Rp1,23 Triliun di 2025 Didorong Ekspor yang Melonjak 31%