Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sudah lebih dulu mengisyaratkan hal serupa. Dia menyebut ada 6 hingga 11 proyek hilirisasi yang sedang dikaji Danantara dan akan segera dimulai. Angkanya tak main-main, total investasinya mencapai USD 6 miliar atau setara Rp 101 triliun.
Meski butuh modal besar, Prabowo tampak optimistis. Dengan pengelolaan yang baik, tujuan hilirisasi Indonesia dinilainya bisa tercapai.
Di sisi lain, Danantara sendiri saat ini masih sibuk. Mereka tengah menguji kelayakan untuk 18 proyek hilirisasi lainnya. Rosan juga yakin Indonesia akan kebanjiran investasi asing untuk mendukung proyek-proyek semacam ini. Pasalnya, proses industrialisasi yang dibutuhkan negeri ini, menurutnya, memakan waktu 10 sampai 20 tahun bahkan bisa lebih cepat jika semua berjalan mulus.
Artikel Terkait
Saham Migas Anjlok di BEI Meski Harga Minyak Dunia Menguat
Dua Investor Suntik Rp3,2 Triliun untuk Pabrik Kimia Strategis di Cilegon
IHSG Diproyeksi Terkoreksi, Dibayangi Capital Outflow dan Inflasi 4,76%
IHSG Menguat 0,54% di Awal Sesi, Rebound Usai Tekanan