Harga Ekspor Tembaga dan Emas Melonjak, Didorong Permintaan Global

- Jumat, 16 Januari 2026 | 03:48 WIB
Harga Ekspor Tembaga dan Emas Melonjak, Didorong Permintaan Global

Menurut Tommy, permintaan yang kuat itu datang dari berbagai sektor. Dunia sedang gencar mengembangkan industri energi listrik dan kendaraan listrik, belum lagi proyek infrastruktur strategis di banyak negara. Semua itu butuh tembaga dan logam pendukung lainnya.

Namun begitu, faktor riil bukan satu-satunya pendorong. Dinamika keuangan global turut berperan. Melemahnya nilai dolar AS, misalnya, membuat investor ramai-ramai mengalihkan dananya ke aset komoditas yang dianggap lebih aman, seperti emas dan perak. Kombinasi kedua hal inilah yang mendongkrak harga.

“Selama periode pengumpulan data, tercatat harga tembaga naik 6,5 persen, emas naik 2,64 persen, dan perak naik 15,95 persen,” tambah Tommy.

Kebijakan penetapan harga ini sendiri sudah punya payung hukum yang jelas, yaitu Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2026. Prosesnya juga melibatkan koordinasi antar kementerian. Data acuan yang dipakai berasal dari pasar komoditas dunia: London Metal Exchange (LME) untuk tembaga, dan London Bullion Market Association (LBMA) untuk emas dan perak, setelah mendapat masukan teknis dari Kementerian ESDM.

Jadi, kenaikan ini bukan tanpa dasar. Ia mencerminkan geliat pasar komoditas global yang lagi panas, dipicu oleh kebutuhan industri dan gejolak finansial.


Halaman:

Komentar