- Zatta Jaya (ZATA) meroket 35 persen ke level 81.
- Ever Shine (ESTI) menguat 34,75 persen, ditutup di 190.
- Inocycle Technology Group (INOV) naik 34,56 persen ke 183.
- Trisula Textile Industries (BELL) melonjak 34,15 persen.
- Chemstar Indonesia (CHEM) juga ikut merangkak naik 29,13 persen.
Di sisi lain, kondisi pasar regional Asia tak seragam. Mayoritas justru terlihat lesu.
Indeks Nikkei 225 Jepang dan Hang Seng Hong Kong sama-sama terkoreksi, masing-masing turun 0,37 persen dan 0,26 persen. Shanghai Composite China juga melemah 0,33 persen. Hanya Straits Times Singapura yang sedikit hijau, naik tipis 0,24 persen.
Sementara di pasar valas, rupiah justru tertekan. Berdasarkan pantauan Bloomberg, mata uang kita melemah 0,18 persen ke level Rp 16.895 per dolar AS. Jadi, sementara saham merayap naik, nilai tukar rupiah harus menghadapi tekanan tersendiri.
Artikel Terkait
Laba Bersih Astra 2025 Turun Tipis 3%, Jasa Keuangan Jadi Penyelamat
Program Pondasi Perbaiki Ratusan Rumah Warga di Kalimantan Tengah
Laba Bersih ITMG Anjlok 49% di Tengah Pelemahan Harga Batu Bara
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 3,085 Juta per Gram Awal Maret