Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp9,3 Triliun di Awal 2026

- Kamis, 15 Januari 2026 | 12:40 WIB
Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp9,3 Triliun di Awal 2026

Lalu, apa yang mendukung kemampuan bagi-bagi dividen sebesar itu? Riduan menambahkan, kinerja keuangan hingga akhir November 2025 tetap solid. Fungsi intermediasi atau penyaluran kreditnya tumbuh positif, bahkan melampaui rata-rata industri.

Secara rinci, penyaluran kredit (bank only) telah menyentuh angka Rp1.452 triliun. Angka yang cukup menggambarkan pertumbuhan yang sehat. Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp1.584 triliun. Dengan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) yang bertengger di sekitar 91 persen, kondisi likuiditasnya terlihat sehat dan masih punya ruang untuk berkembang.

Aspek lain yang patut dicatat adalah total aset. Hingga November 2025, aset Bank Mandiri (bank only) telah membengkak hingga Rp2.120 triliun. Angka ini semakin menegaskan ketahanan model bisnis mereka, bahkan di tengah gejolak kebijakan moneter dan ketidakpastian global.

Ke depan, Riduan menegaskan komitmennya.

Upaya itu akan ditempuh melalui sinergi di dalam ekosistem Mandiri Group dan akselerasi di berbagai sektor usaha. Tujuannya satu: agar kinerja bank tetap unggul dan tumbuh berkelanjutan.


Halaman:

Komentar