PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) baru saja merilis laporannya. Perusahaan pelayaran itu mengungkapkan, hingga akhir tahun 2025, dana hasil IPO yang sudah mereka gunakan baru mencapai Rp25,8 miliar. Angka itu masih jauh dari total dana yang berhasil dikumpulkan.
Kalau dirinci, realisasi itu baru sekitar 20% dari total dana IPO bersih yang mereka kantongi, yakni Rp154,5 miliar. Dana bersih itu sendiri didapat setelah memotong biaya penawaran umum. Sisa dananya? Masih cukup besar, yaitu Rp128,73 miliar. Menurut laporan, uang yang belum dipakai itu saat ini disimpan di sebuah bank dengan imbal hasil bunga 7% per tahun.
Laporan realisasi ini secara resmi telah disampaikan ke BEI dan OJK pada pertengahan Januari lalu.
Sebenarnya, sejak awal PJHB punya rencana yang jelas. Dalam prospektusnya, emiten yang melantai di bursa akhir Oktober 2025 itu bertekad menggunakan seluruh dana hasil IPO untuk menambah armada. Targetnya, membangun tiga unit kapal baru bertipe Landing Craft Tank (LCT).
"Tujuan pembangunan tiga unit kapal LCT baru adalah untuk mendukung pengembangan bisnis perseroan guna memenuhi kebutuhan permintaan pengangkutan alat berat hingga kontainer dari klien,"
Artikel Terkait
JRPT Perpanjang Buyback, Siapkan Rp50 Miliar untuk Topang Harga Saham
Surplus Dagang China Tembus USD 1,2 Triliun Meski Dihantam Perang Tarif
Kepemilikan KMDS Kian Tergerus, Dima Group Kini Kuasai Mayoritas Saham
Folago Siapkan Rights Issue Rp3,7 Triliun, Pengendali Siap Tebus dan Jadi Pembeli Siaga