Ari Askhara Kembali ke Panggung Utama, Kali Ini di Geladak Kapal

- Rabu, 14 Januari 2026 | 22:00 WIB
Ari Askhara Kembali ke Panggung Utama, Kali Ini di Geladak Kapal

Perubahan pucuk pimpinan terjadi di PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu lalu di Jakarta, I Gusti Ngurah Askhara resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama yang baru. Ia menggantikan posisi Tirta Hidayat.

Rapat itu sendiri hanya punya satu agenda utama: menyegarkan jajaran pengurus perusahaan. Menurut manajemen, langkah ini diambil untuk memperkuat tata kelola sekaligus menyiapkan diri menghadapi dinamika industri maritim tahun 2026. Tantangannya tidak kecil, jadi penyegaran dianggap perlu.

Bagi yang mengikuti dunia penerbangan nasional, nama Ari Askhara sapaan akrabnya bukanlah hal baru. Pria ini sebelumnya dikenal publik sebagai Dirut Garuda Indonesia, memimpin maskapai pelat merah itu dari 2014 hingga 2016. Kini, tantangannya berpindah ke lautan.

Namun begitu, pergantian ini tak hanya menyangkut posisi direktur utama. RUPSLB juga mengangkat sejumlah nama baru untuk mengisi kursi direksi dan komisaris. Salah satunya adalah Mahdan, yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen, menggantikan AR Sofyan.

Dalam pidato pertamanya memimpin HUMI, Ari Askhara langsung menyampaikan arah yang akan ditempuh.

"Ke depan, HUMI akan fokus pada pertumbuhan revenue yang sehat melalui sinergi grup, pengembangan armada, dan diversifikasi usaha yang berkelanjutan," ujarnya.

Ia menegaskan, visinya adalah membangun HUMI sebagai perusahaan logistik maritim dan energi terpadu nasional. Bukan sekadar pemilik kapal biasa.

Di sisi lain, Ari juga menyoroti pentingnya efisiensi. Tapi bukan efisiensi sembarangan. Menurutnya, penataan biaya operasional dan pendanaan harus tetap berjalan beriringan dengan komitmen pada keselamatan dan kualitas layanan. Dua hal itu, katanya, tidak bisa ditawar.

Dan untuk mewujudkan semua itu, kunci utamanya ada pada manusia. Ari berjanji akan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di internal perseroan. Mereka harus menjadi partner bisnis dalam satu keluarga besar HUMI Grup.

Tak ketinggalan, isu tata kelola dan sustainability juga masuk dalam prioritas. Ari menegaskan komitmen kuat perusahaan terhadap prinsip Good Corporate Governance dan integrasi Environmental, Social, and Governance (ESG). Ini akan jadi bagian dari strategi jangka panjang.

"Dalam kerangka ESG, HUMI berkomitmen menjadi pelopor best practice pelayaran dengan meminimalkan carbon foot print dan dampak lingkungan," jelas Ari.

Roadmap ESG HUMI, pungkasnya, akan diselaraskan dengan arah transisi energi baik di tingkat nasional maupun global. Sebuah deklarasi yang cukup ambisius, tentu saja, untuk dunia maritim yang sedang berubah.

(taufan sukma)

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar