Perubahan pucuk pimpinan terjadi di PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu lalu di Jakarta, I Gusti Ngurah Askhara resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama yang baru. Ia menggantikan posisi Tirta Hidayat.
Rapat itu sendiri hanya punya satu agenda utama: menyegarkan jajaran pengurus perusahaan. Menurut manajemen, langkah ini diambil untuk memperkuat tata kelola sekaligus menyiapkan diri menghadapi dinamika industri maritim tahun 2026. Tantangannya tidak kecil, jadi penyegaran dianggap perlu.
Bagi yang mengikuti dunia penerbangan nasional, nama Ari Askhara sapaan akrabnya bukanlah hal baru. Pria ini sebelumnya dikenal publik sebagai Dirut Garuda Indonesia, memimpin maskapai pelat merah itu dari 2014 hingga 2016. Kini, tantangannya berpindah ke lautan.
Namun begitu, pergantian ini tak hanya menyangkut posisi direktur utama. RUPSLB juga mengangkat sejumlah nama baru untuk mengisi kursi direksi dan komisaris. Salah satunya adalah Mahdan, yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen, menggantikan AR Sofyan.
Dalam pidato pertamanya memimpin HUMI, Ari Askhara langsung menyampaikan arah yang akan ditempuh.
"Ke depan, HUMI akan fokus pada pertumbuhan revenue yang sehat melalui sinergi grup, pengembangan armada, dan diversifikasi usaha yang berkelanjutan," ujarnya.
Ia menegaskan, visinya adalah membangun HUMI sebagai perusahaan logistik maritim dan energi terpadu nasional. Bukan sekadar pemilik kapal biasa.
Artikel Terkait
Salim Ivomas (SIMP) Catat Laba Bersih Rp2,07 Triliun, Tumbuh 33% di 2025
Proyek Giant Sea Wall Butuh Dana Hingga 100 Miliar Dolar AS
OJK Jatuhkan Denda Rp3,4 Miliar dan Bekukan Izin KGI Sekuritas Terkait IPO Bermasalah
Matahari Department Store Bagikan Dividen Rp564 Miliar Meski Laba Turun