Pesta saham emas kembali terjadi di Bursa Efek Indonesia hari ini, Rabu (14/1/2026). Reli ini tak lepas dari sentimen positif yang dibawa logam mulia, yang harganya lagi-lagi mencoba mencatatkan rekor tertinggi baru.
Sejak pagi, sejumlah emiten tambang melesat. ARCI (PT Archi Indonesia Tbk) dan PSAB (PT J Resources Asia Pasifik Tbk) jadi primadona, masing-masing melambung hampir 10 persen. Tak ketinggalan, saham EMAS, BRMS, dan ANTM juga menunjukkan kinerja solid dengan kenaikan yang cukup signifikan.
Di pasar komoditas, emas dunia menembus level USD 4.623 per troy ons. Ini adalah upaya untuk mencetak rekor baru, setelah sehari sebelumnya sempat mengalami koreksi tipis. Nah, apa yang mendorong kenaikan ini?
Menurut Trading Economics, data inflasi inti AS untuk Desember menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Hal ini memberi angin segar bagi pasar. Pelan-pelan, pandangan bahwa inflasi mulai mereda semakin kuat. Data ini juga dianggap memberi gambaran yang lebih jernih, setelah sebelumnya sempat terdistorsi oleh berbagai faktor.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 2,65% Imbas Ketegangan Iran-Israel, Sektor Energi Melonjak
PJHB Ganti Galangan Kapal Ketiga, Beralih ke TSU karena Harga Lebih Kompetitif
Sido Muncul Catat Laba Bersih Rp1,23 Triliun di 2025 Didorong Ekspor yang Melonjak 31%
KISI Challenge Berakhir, BYD Denza D9 dan Hermès Birkin 25 Diberikan ke Pemenang