Prabowo Pacu 11 Proyek Hilirisasi Senilai Rp 101 Triliun

- Senin, 12 Januari 2026 | 20:36 WIB
Prabowo Pacu 11 Proyek Hilirisasi Senilai Rp 101 Triliun

“Sampah itu sudah menumpuk luar biasa. Ini sudah akan menjadi bencana,” tuturnya. “Belasan tahun tidak bisa kita wujudkan proyek sampah yang baik. Kita sekarang akan mulai 34 proyek, tendernya dibuka mungkin hari-hari ini, tapi ini butuh waktu 2 tahun sampai berfungsi.”

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sudah lebih rinci menjelaskan jadwalnya. Dia bilang, groundbreaking 18 proyek hilirisasi yang sedang dikaji itu akan dilakukan bertahap dari Januari hingga Maret 2026.

“Rencananya akan ada di bulan Januari, ada 6 groundbreaking dari program hilirisasi yang kemudian nanti dilanjutkan di bulan Februari dan di bulan Maret,” kata Prasetyo kepada wartawan di Hambalang, Selasa (6/1).

Dia memberi contoh konkret. Selain 34 proyek PSEL yang masing-masing bisa olah 1.000 ton sampah per hari, ada juga proyek di sektor energi. Beberapa di antaranya adalah gasifikasi batu bara menjadi DME, yang rencananya akan digarap oleh PT Bukit Asam (PTBA).

Tak cuma itu, sektor pertanian juga dapat perhatian. Prasetyo menyebutkan program padat karya yang punya nilai investasi besar, mengingat Indonesia punya komoditas bernilai jual tinggi.

“Kita adalah negara yang dikaruniai oleh Tuhan Yang Maha Besar kita dapat memproduksi komoditas-komoditas yang memiliki nilai jual tinggi seperti kopi, cokelat, pala, dan sebagainya,” tutur Prasetyo.

Jadi, dalam waktu dekat ini, geliat proyek strategis tampaknya akan semakin terasa. Dari pengolahan sampah hingga hilirisasi hasil bumi, semuanya digeber. Tinggal tunggu realisasinya di lapangan.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar