Pekan pertama di tahun 2026 ini, pasar keuangan Indonesia disambut kabar yang cukup menggembirakan. Data dari Bank Indonesia menunjukkan, ada aliran dana asing yang masuk secara bersih ke dalam negeri. Tercatat, dalam rentang 5 hingga 8 Januari lalu, masuknya dana mencapai Rp1,44 triliun.
Rinciannya diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso. Menurutnya, sentimen positif investor asing terlihat jelas di pasar saham dan instrumen SRBI.
"Kami catat beli neto di pasar saham sebesar Rp1,78 triliun dan di SRBI Rp1,04 triliun," jelas Ramdan.
Namun begitu, tidak semua sektor mendapatkan sentuhan hangat dari investor luar. Pasar Surat Berharga Negara (SBN) justru mengalami tekanan jual neto sebesar Rp1,38 triliun pada periode yang sama. Alhasil, angka masuk bersih pekan ini pun terbentuk dari selisih antara yang masuk dan yang keluar.
Kalau dilihat dari awal tahun, secara kumulatif posisi investor asing masih positif. Hingga tanggal 8 Januari, mereka tercatat membeli bersih saham senilai Rp3,85 triliun, SBN Rp3,23 triliun, dan SRBI Rp0,26 triliun.
Artikel Terkait
Pembangunan Pabrik Baru SCNP di Bogor Capai 70 Persen
IHSG Anjlok 1,44%, Saham MSKY dan JAYA Melonjak di Atas 34%
Rupiah Menguat ke Rp16.759 Didorong Harap Perundingan AS-Iran
Saham Jantra Grupo (KAQI) Melonjak 21,9%, Jadi Top Gainer Bursa