Pasar saham hari ini, Jumat (9/1/2026), diprediksi masih punya ruang untuk melanjutkan penguatan. Analis MNC Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di rentang 9.030 hingga 9.077. Tapi jangan terlalu cepat senang. Di sisi lain, ada potensi koreksi yang bisa menguji level lebih rendah, sekitar 8.843-8.904.
Riset yang dirilis hari ini menyebutkan, IHSG saat ini diduga sedang berada dalam bagian dari wave (v) dari wave [iii]. Untuk itu, area support perlu dicermati di 8.916 dan 8.776, sementara resistensi ada di 8.996 dan 9.030.
Prediksi ini muncul setelah IHSG kemarin ditutup melemah. Pada perdagangan Kamis (8/1), indeks terkoreksi tipis 0,22 persen ke level 8.925, dengan tekanan jual yang cukup mendominasi. Menurut MNC Sekuritas, area penguatan yang mereka sebutkan sebelumnya pun sudah tercapai.
Nah, selain proyeksi indeks, MNC Sekuritas juga merilis sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini. Berikut ini daftarnya.
CDIA ditutup menguat 0,30 persen ke Rp1.660 dengan volume beli yang muncul. Analisis teknikal menunjukkan saham ini sedang pada bagian dari wave 5 dari wave (C) dari wave [2]. Strateginya adalah Buy on Weakness di kisaran Rp1.530-Rp1.600.
Target harga yang diincar adalah Rp1.745 dan Rp1.880. Sementara itu, stoploss diletakkan di bawah Rp1.480.
Berbeda lagi dengan MINA yang melesat cukup tinggi. Sahamnya naik 8,79 persen ke level Rp520, juga didukung volume beli. Selama harga bisa bertahan di atas Rp444, posisinya diyakini sedang di awal wave [v] dari wave 5.
Rekomendasi untuk MINA adalah Buy on Weakness di area Rp474-Rp505. Targetnya di Rp560 dan Rp605, dengan batas stoploss di bawah Rp444.
ULTJ mencatat kenaikan 1,39 persen ke Rp1.460. Volume pembelian memang ada, tapi pergerakannya masih terhalang oleh MA20. Posisinya diperkirakan sedang di awal wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness untuk ULTJ di rentang Rp1.425-Rp1.455. Target price-nya Rp1.495 dan Rp1.520. Stoploss: di bawah Rp1.415.
Di antara yang lain, TLKM justru dapat rekomendasi Sell on Strength. Saham ini kemarin turun 0,28 persen ke Rp3.530 dengan tekanan jual yang terlihat. Posisinya diduga di awal wave [v] dari wave A dari wave (2), sehingga berpotensi melanjutkan koreksi ke rentang Rp3.340-Rp3.400.
Rekomendasi jual pada penguatan diberikan di level Rp3.550-Rp3.570.
Artikel Terkait
Rupiah Menguat 114 Poin ke Rp17.944 Usai BI Naikkan Suku Bunga, Konflik Iran-AS Kembali Memanas
IHSG Melonjak 3,14 Persen, Saham Bank dan Konglomerasi Dorong Rebound
Bursa Asia Terpuruk, Harga Minyak Melonjak Akibat Serangan AS ke Iran
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.744, Mayoritas Sektor Tertekan