Tekanan terhadap Venezuela kembali ditingkatkan oleh Presiden Donald J. Trump. Kali ini, setelah berhasil mengamankan aliran minyak negara itu, dia punya permintaan baru yang cukup spesifik.
Lewat akun Truth Social-nya, Trump menyatakan bahwa dana dari penjualan minyak tadi harus digunakan Venezuela hanya untuk membeli barang-barang buatan Amerika Serikat. Mulai dari produk pertanian, obat-obatan, hingga peralatan medis dan perlengkapan untuk memperbaiki infrastruktur energi mereka.
"Saya baru saja mendapat informasi bahwa Venezuela akan membeli HANYA produk buatan Amerika dengan uang yang mereka terima dari kesepakatan minyak baru kami,"
Unggahan itu dipostingnya pada Kamis (8/1). Trump melihat langkah ini sebagai bukti komitmen Caracas untuk menjadikan Washington sebagai mitra dagang utamanya.
"Ini sebuah pilihan yang bijak dan hal yang sangat baik bagi rakyat Venezuela dan Amerika Serikat. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap hal ini!"
Sebenarnya, pengumuman soal minyak ini sudah lebih dulu beredar. Sehari sebelumnya, tepatnya Rabu (7/1), Trump dengan bangga mengumumkan pencapaian kesepakatan pengambilalihan minyak Venezuela.
"Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Otoritas Sementara di Venezuela akan menyerahkan 30 juta hingga 50 juta barel minyak berkualitas tinggi yang sebelumnya dikenai sanksi kepada Amerika Serikat,"
Volume minyak yang diserahkan cukup besar, antara 30 hingga 50 juta barel. Nilainya? Sekitar USD 2,8 miliar. Rencananya, pengiriman akan dilakukan secara bertahap ke AS.
Namun begitu, langkah strategis Trump ini jelas punya dampak yang lebih luas. Salah satu yang paling langsung terpengaruh adalah China, yang selama ini dikenal sebagai pembeli utama minyak Venezuela. Dengan minyaknya dialihkan ke AS, pasokan untuk Beijing dipastikan akan menyusut drastis. Situasi ini tentu mengubah peta persaingan energi dan pengaruh di kawasan.
Artikel Terkait
Pabrik Amonia Banggai Kembali Beroperasi Penuh Usai Pemeliharaan Terjadwal
BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen dan Beri Insentif Baru untuk Tarik Arus Modal Asing
SOFA Akuisisi 10 Persen Saham Perusahaan Pengelola Sampah Energi Milik Zhejiang Weiming
Jababeka Bagikan Dividen Rp42,31 Miliar, Setara Rp2 per Saham