Sebelum semua ini terjadi, PSP yang sekarang jadi PEN sebenarnya sudah mulai melebarkan sayap. Mereka memperluas cakupan bisnisnya dengan memasuki dua bidang baru: pengelolaan sampah (waste management) dan pembangkit tenaga listrik.
Di segmen pengelolaan sampah, kegiatan usahanya mencakup banyak hal. Mulai dari treatment dan pembuangan sampah tidak berbahaya, produksi kompos dari sampah organik, sampai pemulihan material barang logam dan bukan logam. Cukup komprehensif.
Sementara di sektor energi, tambahan kegiatannya juga signifikan. PSP kini bergerak di bidang pembangkit tenaga listrik, transmisi tenaga listrik, bahkan mengelola pembangkit, transmisi, dan penjualan tenaga listrik dalam satu paket usaha yang terintegrasi.
Langkah-langkah ini menunjukkan geliat SOFA dan anak perusahaannya untuk menggarap peluang di sektor hijau dan energi, yang semakin panas diperbincangkan.
Artikel Terkait
BEI Tetapkan Harga Teoritis Saham WGSH Rp117 Setelah Saham Bonus 1:1
Analis Peringatkan Rupiah Berpotensi Tembus Rp17.100 per Dolar Pekan Depan
Laba Bersih Indocement Naik 12% Didorong Keuntungan Divestasi
Analis Prediksi Harga Minyak dan Emas Melonjak Akibat Gejolak Timur Tengah