Sesi pertama perdagangan saham hari ini ditutup dengan sentimen positif. IHSG berhasil menguat cukup signifikan, naik 74,563 poin atau sekitar 0,87 persen, sehingga bertengger di level 8.612,474. Pasar terlihat cukup aktif, dengan total volume transaksi yang mencapai 23,694 miliar saham. Nilainya sendiri menyentuh angka Rp 13,367 triliun.
Kalau dilihat dari pergerakannya, mayoritas saham memang bergerak naik. Tercatat ada 444 saham yang menguat, sementara yang melemah hanya 229. Sisanya, 134 saham, cenderung stagnan. Kapitalisasi pasar pun ikut terdongkrak, mencatatkan angka Rp 15.751,859 triliun.
Nah, yang menarik perhatian tentu saja saham-saham yang jadi primadona siang ini. Beberapa di antaranya bahkan melonjak sangat tajam.
Bank Capital Indonesia (BACA) misalnya, meroket 27,27 persen ke harga 238. Tak kalah heboh, saham Pelayaran Jaya Hidup Baru (PJHB) juga melesat 24,55 persen, berakhir di posisi 274.
ITSEC Asia (CYBR) ikut meramaikan pesta dengan kenaikan 22,86 persen ke level 1720. Darma Henwa (DEWA) juga tak mau ketinggalan, naik 20,54 persen dan ditutup di harga 675.
Di sisi lain, emiten properti Perintis Triniti Properti (TRIN) tampil kuat dengan kenaikan hampir 20 persen, tepatnya 19,64 persen ke angka 1005. Dan yang melengkapi daftar, Red Planet Indonesia (PSKT) menguat 17,78 persen, mengakhiri perdagangan di harga 318.
Bagaimana dengan bursa Asia lainnya? Kondisinya cukup beragam.
Indeks Nikkei 225 di Jepang justru sedikit tertekan, turun 0,41% ke 50.542,000. Namun begitu, sentimen di Hong Kong dan China lebih positif. Hang Seng Index (HSI) naik tipis 0,13% ke 25.852,250, sementara Shanghai Composite (SSEC) menguat 0,19% ke 3.971,179.
Singapura juga mencatatkan kenaikan, meski kecil. Straits Times Index (STI) naik 0,10% ke level 4.640,870. Jadi, secara umum, suasana di kawasan Asia siang ini cukup bervariasi, dengan IHSG kita termasuk yang tampil cukup impresif.
Artikel Terkait
Analis Proyeksi IHSG Lanjutkan Koreksi, Rekomendasikan Enam Saham
Wall Street Tertekan: Saham Teknologi Anjlok Imbas Laporan Cisco dan Antisipasi Data Inflasi
RSCH Ekspansi ke Kawasan Industri Batang, Bidik Pasar Kesehatan Pekerja
BEI Cabut Status Papan Pemantauan Khusus untuk Saham BAIK dan BELL