Banjir kembali melanda Kabupaten Bogor. Kali ini, dua desa menjadi korban: Bojong Koneng dan Cijayanti. Air tak hanya datang, tapi juga membawa serta lumpur dan bebatuan yang menyisakan kerusakan.
Menurut laporan dari lapangan, setidaknya 68 rumah terendam. Situasinya cukup parah, karena lima unit di antaranya mengalami kerusakan. Material lumpur dan batu itu juga menutupi akses jalan, membuat warga kesulitan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Muhamad Adam Hamdani, menjelaskan kronologinya. Menurutnya, penyebabnya adalah hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama.
Dia menambahkan, akses jalan lingkungan di sana pun terdampak material sisa banjir tersebut.
Di sisi lain, tim BPBD masih bertahan di lokasi untuk penanganan. Kabar baiknya, banjir sudah mulai surut. Pembersihan jalan dari tumpukan lumpur dan bebatuan sedang digarap, didukung oleh pihak pengembang setempat. Ada satu mobil yang terseret arus, tapi sudah berhasil dievakuasi.
Artikel Terkait
Pria Lansia Disiram Air Keras Saat Berangkat Salat Subuh di Bekasi
Polisi Tangkap Penadah Baru dan Temukan Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Bekasi
NATO Tembak Jatuh Rudal Iran yang Masuk Wilayah Udara Turki
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 121 Dunia Usai FIFA Series 2026