Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menambahkan, pihaknya juga menyiapkan area parkir luas di luar gedung.
“Stasiun Jatake diproyeksikan menjadi simpul layanan baru yang tidak hanya mendukung kelancaran naik-turun penumpang, tetapi juga mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di sekitarnya,” jelas Anne.
Parkirnya disediakan untuk motor, mobil, dan sepeda. Bahkan, masih ada lahan cadangan sekitar 4.000 meter persegi untuk pengembangan ke depannya.
Soal progres fisik, hingga akhir November 2025 lalu, pengerjaannya sudah mencapai 98,56 persen. Hampir selesai, tinggal sentuhan akhir. Saat ini, KAI bersama DJKA Kementerian Perhubungan lagi fokus pada tahap pengujian. Mereka memastikan semua prasarana dan aspek keselamatan benar-benar siap sebelum dibuka untuk umum.
“Dengan penguatan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keandalan layanan, kehadiran stasiun ini diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda utama mobilitas harian di kawasan Tangerang dan sekitarnya,” tutup Anne.
Jadi, tinggal menunggu waktu. Jika semua berjalan lancar, awal 2026 warga Tangerang punya stasiun baru yang lebih modern dan terintegrasi.
Artikel Terkait
Wall Street Menguat Didorong Sinyal Damai Trump untuk Konflik Iran
Fore Kopi Indonesia Catat Laba Bersih Rp90 Miliar, Naik 55% pada 2025
Pemerintah Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN Mulai April 2026
Semen Baturaja Catat Kenaikan Pendapatan dan Laba Bersih di 2025