Insentif tax holiday bakal diperpanjang hingga tahun 2026. Kabar ini datang dari Kementerian Keuangan, yang saat ini sedang sibuk menyiapkan aturan teknisnya. Intinya, program ini memberikan keringanan pajak penghasilan untuk sektor-sektor industri tertentu.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa disebut-sebut sudah menyiapkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait perpanjangan ini.
“Nah sedang kita rumuskan, tapi sementara itu sedang kita rumuskan, PMK untuk tax holiday-nya sudah sedang diperpanjang. Nanti yang 2026-nya itu tetap berlanjut, setahun dulu,”
kata Febrio Nathan Kacaribu, Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, saat ditemui di kantornya, Selasa lalu.
Namun begitu, ada satu hal yang bakal bikin aturan baru ini beda dari sebelumnya. Semuanya harus menyesuaikan dengan kesepakatan Global Minimum Tax (GMT) dari OECD, yang menetapkan tarif pajak minimum 15 persen. Ini jelas jadi pertimbangan utama.
Artikel Terkait
Pemerintah Kurangi Hari Operasional Program Makan Bergizi Gratis demi Efisiensi
Laba Bersih CSRA Melonjak 27,7% Didorong Kenaikan Harga CPO
Saham Bakrie Melawan Arus, ENRG dan DEWA Catat Kenaikan Signifikan
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Multipolar Technology Usai Anjlok 76%