Di sisi lain, Kota Sibolga juga tak ketinggalan. Pembangunan huntap untuk korban banjir di sana akhirnya bisa dimulai. Ini setelah pemerintah kota dan DPRD setempat sepakat menghibahkan lahan langkah yang patut diapresiasi.
Lalu, di mana saja dan berapa banyak? Rinciannya begini: Kabupaten Tapanuli Tengah dapat 118 unit, Kota Sibolga dapat jatah 200 unit, dan Kabupaten Tapanuli Utara menyusul dengan 103 unit huntap. Wilayah Tapanuli Selatan juga sudah mulai, meski jumlah pastinya masih menunggu pendataan dari pemda. Masih ada yang mengantri, seperti Aceh dan Sumatera Barat, yang rencananya akan menyusul.
Namun begitu, membangun rumah saja tidak cukup. Maruarar berharap semua pihak, dari PLN, BNPB, hingga pemerintah daerah, bisa bergerak serentak. Penyediaan listrik, air bersih, sertifikat tanah, dan tata kelola pembangunan harus berjalan lancar. Tujuannya satu: agar rumah-rumah itu bisa segera dihuni, mengembalikan setitik normalitas bagi kehidupan masyarakat yang terdampak.
Artikel Terkait
Puncak Arus Balik Lebaran, Pertamina Siagakan Ribuan SPBU dan Layanan Darurat
Multivision Plus Gelar Rights Issue Rp280 Miliar untuk Ekspansi Bioskop dan Produksi
ABM Investama Fokus Optimalisasi Dua Tambang Andalan di Aceh dan Kalteng
Kemenhub Siaga Penuh Antisipasi Puncak Arus Balik 28-29 Maret 2026