Riyadh – Suara ledakan kembali mengguncang wilayah Arab Saudi. Kali ini, sebuah pangkalan militer yang menampung pasukan Amerika Serikat menjadi sasaran. Serangan udara yang dilancarkan Iran ini, menurut laporan, menyebabkan belasan tentara AS terluka. Dua di antaranya bahkan mengalami luka serius.
Kejadian ini bukan yang pertama. Sejak perang meletus akhir Februari lalu, Teheran terus membalas gempuran AS dan Israel. Mereka menuding negara-negara Teluk, termasuk Saudi, menjadi landasan peluncuran serangan terhadap mereka. Jadi, serangan ini bisa dibilang bagian dari balasan beruntun yang sudah diperkirakan banyak pihak.
Menurut sejumlah saksi di lokasi, serangan itu melibatkan rudal dan drone tempur. Saat itu, para tentara AS sedang berada di dalam sebuah bangunan di kompleks Pangkalan Udara Pangeran Sultan. Bangunan itu terkena imbas langsung.
Artikel Terkait
Polres Tapin Panen Perdana Jagung dari Lahan Tidur Milik Polri
LCP 2026 Split 2 Dimulai 4 April, Dua Tiket ke MSI Diperebutkan
Kebakaran di Cianjur Hanguskan 12 Rumah, 31 Jiwa Mengungsi
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Wafat di Jakarta