Medan yang terjal dan akses yang nyaris putus tak menyurutkan niat mereka. Pada Senin lalu, sekelompok prajurit TNI Angkatan Darat akhirnya berhasil menembus wilayah terpencil di Kecamatan Pining, Gayo Lues. Tujuannya satu: mengantarkan bantuan kemanusiaan untuk warga yang terdampak bencana.
Dipimpin langsung oleh Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, rombongan ini terdiri dari para prajurit Kodim setempat, anggota Persit, relawan, dan tenaga kesehatan. Mereka berjalan beriringan, memastikan kiriman logistik itu sampai ke tangan yang membutuhkan.
Bantuan yang dibawa cukup beragam, mulai dari sembako, selimut, hingga pakaian layak pakai. Tapi upaya mereka tak berhenti di situ. Sebuah dapur umum pun didirikan, menjadi tempat untuk sekadar berbagi makanan hangat dan menguatkan semangat warga yang masih trauma.
Di sisi lain, pelayanan kesehatan gratis juga digelar. Di tengah pemeriksaan, tim medis menemukan seorang anak dengan infeksi telinga yang sudah parah. Tanpa menunggu lama, anak itu segera dirujuk ke RS Ali Kasim untuk penanganan yang lebih serius. Ini jadi bukti, bantuan yang diberikan bukan sekadar barang, tapi juga perhatian terhadap kondisi mendesak.
Letkol Fran menegaskan, semua ini adalah bentuk komitmen nyata TNI.
“TNI akan terus berupaya mendampingi dan membantu warga agar dapat bangkit kembali pascabencana,”
Ujarnya, Rabu (14/1/2026), menegaskan keberpihakan institusinya di saat-saat sulit.
Tak heran, warga setempat pun menyambut hangat kedatangan rombongan. Rasa syukur dan terima kasih mereka utarakan, karena bantuan itu benar-benar meringankan beban di masa pemulihan. Bagi masyarakat yang masih berjuang, kehadiran TNI di medan sulit itu bukan cuma soal logistik, melainkan juga secercah harapan bahwa mereka tidak sendirian.
Artikel Terkait
Bandara Changi Catat Rekor Penumpang Meski Penerbangan Timur Tengah Anjlok
VIVA Apotek Akuisisi Penuh Farmaku, Perkuat Jaringan Ritel Farmasi
Empat Raksasa K-Pop Rencanakan Festival Global untuk Saingi Coachella
BMKG Proyeksikan Musim Kemarau 2026 Lebih Awal dan Panjang