Duduk di dasar klasemen BRI Super League bukanlah posisi yang nyaman bagi siapa pun. Apalagi jika ditambah dengan persoalan di luar lapangan yang tak kunjung usai. Itulah situasi pahit yang sedang dialami PSBS Biak, dan pelatih mereka, Marian Mihail, akhirnya buka suara.
Julukan Badai Pasifik seakan tak berkekuatan. Dari 25 pertandingan yang sudah dijalani, mereka cuma mengumpulkan 18 poin. Posisi ke-18. Tapi, yang lebih memprihatinkan justru terjadi di belakang layar. Sudah dua bulan, tepatnya sejak Februari lalu, para pemain belum juga menerima gaji mereka. Bayangkan saja, berlatih dan bertanding dengan beban seperti itu.
Mihail tak menampik kesulitan itu. "Ya, itu masalah yang sangat sulit," ujarnya, Sabtu lalu.
Namun begitu, sang pelatih asal Rumania itu berusaha menunjukkan sisi profesionalisme timnya. Di tengah kekacauan, ia memastikan bahwa persiapan teknis tetap berjalan. "Tapi dari sisi teknis kami tetap melakukan yang maksimal. Tim pelatih menyiapkan pemain secara taktik dan fisik," tegas Mihail.
Artikel Terkait
Studi UI: Krisis Selat Hormuz 2026 Berdampak Asimetris pada BUMN, Ada yang Tertekan Ada yang Diuntungkan
Anggota DPRD Palembang Dukung Pembatasan Akun Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 di GBK
TNI AU Gelar Bakti Sosial, Berikan Kaki Palsu Gratis di Yogyakarta