Duduk di dasar klasemen BRI Super League bukanlah posisi yang nyaman bagi siapa pun. Apalagi jika ditambah dengan persoalan di luar lapangan yang tak kunjung usai. Itulah situasi pahit yang sedang dialami PSBS Biak, dan pelatih mereka, Marian Mihail, akhirnya buka suara.
Julukan Badai Pasifik seakan tak berkekuatan. Dari 25 pertandingan yang sudah dijalani, mereka cuma mengumpulkan 18 poin. Posisi ke-18. Tapi, yang lebih memprihatinkan justru terjadi di belakang layar. Sudah dua bulan, tepatnya sejak Februari lalu, para pemain belum juga menerima gaji mereka. Bayangkan saja, berlatih dan bertanding dengan beban seperti itu.
Mihail tak menampik kesulitan itu. "Ya, itu masalah yang sangat sulit," ujarnya, Sabtu lalu.
Namun begitu, sang pelatih asal Rumania itu berusaha menunjukkan sisi profesionalisme timnya. Di tengah kekacauan, ia memastikan bahwa persiapan teknis tetap berjalan. "Tapi dari sisi teknis kami tetap melakukan yang maksimal. Tim pelatih menyiapkan pemain secara taktik dan fisik," tegas Mihail.
Ia pun dengan jelas memetakan masalahnya. Menurut Mihail, urusan pembayaran gaji ini sepenuhnya ada di ranah manajemen klub. Tugas merekalah untuk mencari solusi dan, yang tak kalah penting, menjaga semangat para pemain.
"Ini adalah masalah manajemen untuk menemukan solusi guna memotivasi pemain secara finansial," sambungnya.
Pernyataan Mihail ini seperti membuka tabir. Di satu sisi, ada upaya keras untuk tetap kompetitif di lapangan. Di sisi lain, ada realitas berat yang menggerogoti dari dalam. Nasib PSBS Biak di sisa musim ini, jelas, tak hanya ditentukan oleh strategi taktik, tetapi juga oleh seberapa cepat klub menyelesaikan persoalan finansial yang mengganjal ini.
Artikel Terkait
CFD di Jalan HR Rasuna Said untuk Sementara Dihentikan, Pemprov DKI Lakukan Evaluasi
Klaim BPJS Ketenagakerjaan Melonjak akibat Gelombang PHK, OJK Soroti Tekanan pada JHT dan JKP
Iran Siapkan Sistem Berbayar di Rute Khusus Selat Hormuz, Hanya Kapal yang Bekerja Sama dengan Teheran Boleh Melintas
PSK di Bandar Lampung Ditikam Tamu Usai Tagih Biaya Kencan, Pelaku Kabur